LSAI berkomitmen untuk secara kontinu melakukan proses perbaikan terhadap beberapa ketidaksesuaian yang ditemukan pada proses audit maupun keluhan dan saran yang datangnya dari stakeholder. Proses ini dilakukan untuk menjamin agar proses yang dilakukan sesuai dengan harapan stakeholder dan mencegah terjadinya produk yang tidak sesuai. Oleh karena itu, tinjauan manajemen disusun dengan mempertimbangkan semua aspek yang terkait langsung dan tidak langsung terhadap efektifitas dan efisiensi sistem manajemen. Hasil dari tinjauan manajemen ini menjadi dasar untuk perbaikan pada sistem layanan berikutnya.

Pada saat ini tinjauan manajemen baru pada tahap evaluasi sistem organisasi di tingkat asisten. Tinjauan manajemen dilakukan dalam beberapa tahapan. Secara umum, proses tinjauan manajemen yang dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Persiapan tinjauan manajemen. Diawali dengan penyusunan konsep teknis pelaksanaan tinjauan manajemen, terdiri dari jadwal, data yang diperlukan untuk bahan tinjauan manajemen dan pembagian tugas.
  2. Pelaksanaan tinjauan manajemen. Pengumpulan data terkait program LSAI oleh masing-masing divisi dengan mengacu kepada sasaran mutu laboratorium. Masing-masing bidang diberi waktu untuk membahas capaian sasaran mutu masing-masing. Hasil pembahasan tersebut disertai dengan uraian hambatan, koreksi dan pencegahan atau terobosan baru yang dilakukan dalam pelaksanaan program-programnya. Hasil pembahasan tersebut disampaikan di forum rapat laboratorium untuk dilakukan kompilasi dan analisis efektifitas dan efisiensi sistem. Tinjauan manajemen tidak hanya dilakukan untuk mengevaluasi laboratorium secara umum tetapi juga dilakukan untuk mengevaluasi program kerja setiap divisi dan peformasi kerja serta interpersonality setiap asisten.
  3. Pelaporan tinjauan manajemen. Hasil kompilasi dan analisis efektifitas dan efisiensi sistem di LSAI dirumuskan dalam suatu laporan tertulis. Konsep laporan tertulis tersebut disampaikan kepada semua personil LSAI untuk diperiksa ulang. Selanjutnya, laporan disampaikan kepada Ketua dan Sekretaris Jurusan untuk mendapatkan arahan dan kebijakan terkait proses dan layanan yang diberikan oleh LSAI.

Umpan balik dari pelanggan atau stakeholders LSAI meliputi evaluasi kepuasan dan penanganan keluhan. Evaluasi kepuasan pelanggan dibedakan menjadi dua bagian utama, yaitu dari Pimpinan Jurusan Teknik Industri dan dari pelanggan lain yang terkait dengan program kerja dan kegiatan LSAI. Untuk kepuasan pimpinan, LSAI telah meminta Ketua Jurusan Teknik Industri untuk memberikan evaluasi terhadap kinerja LSAI sesuai capaian sasaran mutu dan program kerja. Sedangkan untuk pelanggan lain, evaluasi diperoleh dari praktikan simulasi